www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

SMK PGRI I harapkan Kesamaan Nilai Dana Program Sekolah Gratis.

SMK PGRI I harapkan Kesamaan Nilai  Dana Program Sekolah Gratis.

photo Tris september

Bininifor.com. Prabumulih. Program Sekolah Gratis PSG yang digagas Ir Alex Noerdin bebrapa tahun lalu, mulai tingkat    SD SLTP,  SMU SMK Negri dan Swasta di seluruh wilayah sumatera selatan  sangat dirasakan manfaatnya bagi rakyat Se SUMSEL.

Penuturan dari sejumlah Lembaga pendidikan antarannya SMK Pretiwi san SMK PGRI I  kedua lembaga pendidkan ini mengatakan Program Sekolah Gratis PSG yang digagas Ir Alex Noerdin bebrapa tahun lalu, mulai tingkat    SDN SLTP,  SMU SMK Negri dan Swasta di seluruh wilayah Sumatera Selatan  sangat dirasakan para orangtua wali muri dan pihak sekolahan itu sendiri.

Salah satu contoh untuk yang kedua kalinya hasil wawancara kami di Lembaga pendidikan SMK PGRI I Kota Prabumulih, sekolah menengah kejuruan  Bisnis Managemen yang terdiri dari jurusan Akutansi dan Perkantoran di Kota Prabumulih ini.

Kepala Sekolah SMK PGRI I  Mohamad Rizal S,S.Pd mengungkapkan  lembaga pendidikan yang dipimpinnya ini berdiri sejak tahun 1985 lalu  dan hingga sekarang  sekolahan ini masih tergolong sekolah kecil, akunya.

Menurut Rizal SMK PGRI I baru memiliki sebanyak 6 lokal yang mendapat menampung siswa sebanyak 150 orang. Dan untuk tahun ajaran 2012 kita hanya menerima sebanyak 50 orang siswa.

Dikatakan M. Rizal walaupun demikian kita bersyukur dengan adanya program Sekolah Gratis yang digagas Gubernur Sumatera Selatan Ir Alex Noerdin, ini benar benar mendapat nilai fositiv terhadap kemajuan dan program operasional sekolah, hanya sekarang masih ada perbedaan untuk Status Sekolahan Kecil dan Besar. Untuk kita yang berstatus sekolahan kecil per tri wulan hanya mendapat Rp 150.000 persisiwa katanya.

Kalau untuk status sekolahan besar seperti SMK PGRI II dan SMK Pretiwi ituinformasinya berkisar Rp 200.000,per Siswa, karena itu kita berharap pemerintah Kota dan Provinsi di tahun anggaran 2012 ini untuk dapat memberikan nilai  Dana Program Sekolah Gratis (PSG) denga nilai yang sama.

Lebih lagi kalau kita melihat kepada khususnya Lembaga pendidikan Swasta seluruh dewan gurunya mendapat penghasilan hanya dari sekolahan itu, di SMK PGRI I ini jumlah dewan guru kita yang mengajar disini sedikinya puluhan orang.

Dikatakan  M. Rizal, sekoalahn yang dipimpinyan ini tidak memungut iuran bulan dari Wali murid jadi sudah pasti kita hanya menggunakan dana program Sekolah Gratis semata-mata, kalau kita membuat program pungutan bulananatau SPP, kita bisa bisa tidak mendapatkan siswa baru, karena yang namanya Lembaga pendidikan Swasta hanya menampung murid sisa yang tidak diterima di sekolahan Negeri ungkapnya.

Diakui Rizal, SMK PGRI I  ada penumngutan dan dari wali murid sepereti kegunaan untuk pembuatan baju serangam dan baju kaos untuk olah raga kita memungut  dana berdasarkan hasil musyawarah sekolahan dengan wali murid, itupun hanya untuk siswa baru yaitu berkisar Rp 75.000. per siswa jelasnya.

Jadi apa yang di isukan diluar yang mengatakan SMK PGRI I memungut bayaran iuran bulanan senilai Rp 35.000 per siswa itu tidak benar, dan kami berharap di  anggaran tahun 2012 ini, preode bulan Juli, Agustus, September 2012, kita sudah dapat  menerima dana PSG penuh sejumlah siswa 150 otang itu.

Berkaitan denga petanyan terhadap PT Pertamina Ubep Prabumulih teantang pranan pertamina  bersama membangun daerah, Diakui Rizal di tahun 2011 tahun lalu  SMK PGRI I pernah diundang untuk mengikuti pelatihan masalah kewirausahaan. Kalau untuk program bantuan biasiswa  tidak mampu ataupun biasiswa lainya, SMK PGRI I belum pernah mendapakannya, kemungkinan karana Lembanga Pendidkan SMK PGRI I  belum pernah mengajukan proposal ke Pertamina kilahnya.*** Redaksi.

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.