www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Masud Pelajar SLTP Sepuluh Kota Prabumulih Menderita Penyakit Kangker.

Masud  Pelajar SLTP Sepuluh Kota Prabumulih Menderita Penyakit Kangker.
Photo Masud 13/12/2013

Photo Masud 13/12/2013

Prabumulih-Bininfor.com. Masud pelajar SMP  Sepuluh Desa Sindur Kota Prabumulih Menderita Penyakit Kangker  ganas, berharap ada masyarakat atau Pemerintah  perduli untuk membatu  biaya berodat  untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya.

Masud Laki Laki umur 15 tahun buah hati dari Pasangan bapak Satidin 33 tahun dan Ibu Masitoh 31 tahun, Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih .Sudah  bekisar sepuluh bulan ini  tidak bisa masuk sekolah.  Karena  menderita Penyakit Kangker ganas menerpa tubuhnya.

Bagian tubuh  Masud yang terkena kangker yaitu  Pada Paha sebelah kanan dan dibagian mata kiri.  Penyakit kangker dibagian pahanya  tampak sudah membengkak mulai pecah dan mengeluarkan bau busuk sementara untuk dimata kirinya sudah membekak. Sehingga mata kiri tidak bisa melihat lagi.

Satidin orangtua Masud menuturkan untuk mengobati anaknya  sudah berupaya berobat semampunya tapi tuhan belum memberikan kesembuahan buat anak saya.

Satidin mengakui keluarganya tergolong keluarga pra sejaktera atau miskin yang tidak punya  harta apa apa. Untuk biaya kebutuhan  sehari hari Satidin harus mengambil upahan kerja serabutan.

Sesungguhnya melihat kondosi penyikit yang minimpa anak saya Masud, sangat memperihatinkan, tetapi apa daya kami, keluarga kami adalah keluerga miskin serba keterbatasan, baik harta maupun keluarga yang bisa membantu kami dalam pemikiran.

Tadi pagi paman Masud yang bertugas jaga malam di Gedung LEB  Dinas Pertambangan dan Lingkungan hidup Kota Prabumulih, pinjam uang untuk Masud berobat dengan dukun kampung, oleh pegawai disana Pamannya ditanya,  tentang penyakit yang diderita Masud. Ahirnya beberapa orang pegawai dari Dinas itu datang kerumah saya menjenguk Masud dan memberikan batuan dana untuk Maswud berobat.

Selama ini ada pihak masyarakat atau pemerintah atau dari pihak sekolahan  SMP sepuluh, yang sudah membatu biaya pengobatan Masud.? Satidin mengatakan belum ada,memang kami dengar katanya ada biaya berobat gratis dari pemerintah tapi kami tidak tau bagaima cara mengurusnya, ungkap Satidin berharap

Vera Pegawai Pemkot Prabumulih yang turut menjenguk Masud dirumahnya mengatakan, kondisi  Masud sangat memperihatinkan dan seperti yang telah  anda anda lihat sendiri, kita tadi keliling dari dinas ke dinas menita bantuan sukarela dan alhamdulilah hasil sumbangan itu sudah kita serahkan kepada keluarganya dan kita sangat sedih dan mengharukan melihat kondisi anak itu.

Vera mengakui kedatangan beberapa temannya tadi mengantarkan subangan sukarela kepada Masud. Kita tau Masud sakit, dari paman Masud yang Jaga malam di Gedung LEB dinas PLH, pinjam uang Rp 150.000 untuk Masud berobat kampung dan pamannya bercerita tentang kondisi keponakannya. Ahirnya kita sampaikan dengan pimpinan kita dan kita datang kerumah Masud dan kondisinya sangat memperhatinkan, wajar kalau pemerintah dan masyarakat membantu biaya berobat Masud, apalagi pemerintah Provinsi Sum-Sel punya program berobat gratis.katanya

Masud, sekalipun ditengah berperang melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya  dengan  kondisinya yang sangat memperihatinkan, Namun Masud  tetap memperlihatkan kesabaran dan keteegaran dalam dirinya menerima cobaan dari Allah swt. Dunia ini hanya sementara ungkapnya singkat.

Ketua Partai PKPI Suharta ucim, dan Andri, yang turut menjenguk Masud bersama Wartawan media ini, berharap   baik kepada masyarakat atau pemerintah dan para darmawan dapat membatu biaya pengobatannya.dan insa’allah tuhan menyembuhkan Masud.*** Redaksi.

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.