www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Oknum Brimob Pukuli Warga Yang Diduga Memalak Mobil Batubara.

Oknum Brimob Pukuli Warga Yang Diduga Memalak Mobil Batubara.
Armada Batubara
Armada Batubara

Armada Batubara

Prabumulih, Bininfor.com – Warga masyarakat Tugu Nanas kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih barat menuntut pertanggung jawaban para oknum Brimob yang diduga sebagai beking armada angkutan batubara atas pemukulan kepada sejumlah warga masyarakat Tugu Nanas kota prabumulih.

Selasa malam, 6 januari 2015, sekira jam 20.30 wib. Sedikinya 300 warga masyarakat tugu nanas kelurahan patih galung prabumulih barat turun kejalan memutar balikan mobil angkutan batubara dan melarangnya lewat di Prabumulih.

Pelarangan lewat oleh warga masyarakat setempat, awalnya di picu oleh adanya oknum satauan Berimob yang dipakai pengusaha angkutan batubara melakukan pemukulan kepada warga yang terlibat meminta uang dengan supir batubara yang melewati daerah itu.

Berdasarkan keterangan, Feri Alwi anggota DPRD kota Prabumulih dari Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, 6 januari 2015 sekira jam 20.30 wib, Sedikinya 300 warga masyarakat tugu nanas kelurahan patih galung prabumulih barat memutar balikkan semua mobil angkutan batubara dan melarangnya lewat di kota prabumulih.

IMG_9023Di putar-balikkannya mobil angkutan batubara itu, penyebabnya sekira jam 20.30 wib ada oknum Berimob yang mengaku petugas pengamanan armada batubara, memukuli sedikinya 5 orang warga yang terlibat meminta uang kepada para sopir angkutan batubara.

Dikatakan Feri Alwi pemukulan kepada sejumlah warga oleh beberapa oknum Brimob tersebut membuat warga masyarakat setempat berang dan marah. Karena tidak semestinya oknum Brimob itu melakukan pemukulan apa lagi menggunakan Senapan laras panjang.

Kalau sejumlah warga yang terlibat meminta uang kepada para sopir batubara itu, ditangkap dan diserahkan kepada pihak kepolisian setempat, mungkin waraga masyarakat tidak marah dan tidak akan terjadi anarkis.

Menurut Feri Alwi lima orang warga yang dipukuli itu keluarganya sekarang sudah melapor ke Polres prabumulih, meminta pertanggungjawaban atas perbuatan para oknum Brimob itu. Kita sangat menyesalkan perbuatan para oknum ini, sebab Negara kita ini negera hukum apapun tugas dan wewenang mereka, apakah mereka disewa pengusaha angkutan batubara, apakah mereka bekingnya, atau memang ditugaskan untuk mengamankan armada batubara dijalanan, apapun itu semua mereka (oknum brimob) tidak boleh sewenang wenang melakukan pemukulan.

Jadi kalau pun sekarang warga masyarakat menahan mobil angkutan batubara ini hanya sebatas jaminan atas tuntutan warga, karena warga khususnya yang dipukuli oknum brimob itu menuntutkan adanya pertanggung jawaban secara hukum atas perbuatan para oknum ini dan juga pertanggung jawaban dari pihak perusahaan yang menggunakan jasa para oknum brimob tersebut, kalau itu belum dipenuhi maka warga tetap melarang armada batubara lewat prabumulih kata Alwi.

Sebab selama ini kita semua sudah tau kalau armada yang mengangkut batubara ini sudah meresahkan masyarakat warga prabumulih, ditambah lagi adanya insiden semalam tentunya membuat warga semakin resah.

Feri Alwi mengahiri penjelasannya menyatakan kalau ada perbuatan anarkis dari warga itu semua dilakukan karena hilaf dan hanya pelampiasan kemarahan warga masyarakat melihat keluarganya dipukuli pungkasnya. *** Agus Nadi

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.