www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Proyek Pengaspalan Hotmix Di Kota Prabumulih Diduga Tidak Memakai Tack Coats Dan Prime Coat,

Proyek Pengaspalan Hotmix Di Kota Prabumulih Diduga  Tidak  Memakai Tack Coats Dan Prime Coat,

 

Prabumulih. Bininfor.comInisial YS berharap, kepada Bapak Walikota Ir Ridho Yahya, Wakil Walikota, H. Ardiansyah Fikri SH, selaku putra Daerah, sekali sekali turun melihat kontraktor yang sedang melaksanakan pengaspalan jalan, dan DPRD  tolong juga kelapangan

Inisial YS salah satu warga masyarakat Kota Prabumulih yang pada masa mudanya banyak ber kecipung dalam dunia kontraktor memaparkan. Ketika berbicara soal pengaspalan jalan yang dilaksanakan oleh kontraktor yang mendapatkan pengerjaan pembangunan jalan menggunakan pengaspalan Hotmix. Diduga tidak  memakai tack coats Dan prime coat, jika tidak maka pembangunan jalan itu patut dipertanyakan.

Inisial YS menyatakan. Pengaspalan hotmix tidak bisa lepas dari atem pekerjaan lapis perekat atau tack coats, yaitu lapisan yang diletakan di bagian atas aspal atau lapisan beton, dan lapis resap pengikat prime coat yang diletakan di bagian atas pondasi agregrat.

Kalau dua aitem pekerjaan lapis perekat atau tack coats, lapisan yang diletakan di bagian atas aspal atau lapisan beton, dan lapis resap pengikat prime coat yang diletakan di bagian atas pondasi agregrat. Tidak diadakan atau dilaksanakan maka pekerjaan tersebut sulit untuk berbicara kualitas atau mutu pekerjaan, sebab kedua aitem ini jelas ada dalam RABnya. kataYS

YS mengatakan, kalau pngerjaan jalan mengabaikan lapis perekat dan lapis resap pengikat ini dipakai dalam proyek pembuatan jalan maka sudah dipastikan pelaksananya tidak mengutamakan kualitas dan mutu pekerjaan.

Dijelaskan YS, Pemasangan Lapis resap pengikat (prime coat) dan lapis pengikat (tack coat) dilakukan bila permukaan lama sudah dibersihkan,  memakai alat kompresor atau sikat mekanik hingga tekstur perkerasan yang lama bisa terlihat dengan jelas dan kedua atem ini harus dilaksanakan.

Sebab antara lapis perekat dan resap pengikat punya perbedaan atau perbandingan yang cukup kentara. Lapis perekat fungsinya sebagai pemberi daya ikat antara lapisan lama dengan lapisan yang baru. Tempat untuk memasangnya ada di bagian permukaan aspal atau beton yang kondisinya dalam keadaan bersih dan kering.

Menurut YS Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah aspal emulsi yang punya sifat mudah menyerap atau aspal keras yang dicairkan menggunakan minyak dengan komposisi 25 hingga 30 berbanding 100. Untuk setiap satu meter perseginya dibutuhkan sekitar 0,15 hingga 0,50 liter.

Waktu peletakan atau penghamparan pada lapis perekat ini ada dua cara. Yang pertama adalah waktu proses pengeringan sedang berlangsung. Sedang cara kedua yaitu menunggu lebih dulu sampai pengeringan lapis perekat selesai, baru kemudian dilakukan penghamparan campuran aspal. metode yang pertamalah yang lebih sering digunakan.

Lebih Lanjut YS mengatakan,  lapis resap pengikat, bahan yang dipakai untuk membuatnya yaitu aspal pen 80/100 atau pen 60/70 dan dicairkan menggunakan minyak. Untuk lapisan pondasi jalan kelas A setiap satu meter perseginya membutuhkan sekitar 0,4 hingga 1,3 liter.  Sedangkan pondasi tanah semen membutuhkan antara 0,2 hingga 1 liter untuk setiap satu meter persegi,  artinya betapa pentingnya  lapisan resap pengikat dan lapis pengikat jelas sumber.

Adapun fungsi dari penggunaan lapis resap pengikat antara lain,  untuk memberi daya ikat yang lebih kuat antara campuran aspal dengan pondasi agregrat. Selain itu lapis resap juga dapat mencegah terjadinya pelepasan butiran pada pondasi agregrat yang dilewati kendaraan berat tapi belum diberi lapisan dari campuran aspal.

Untuk teknik pemasangan antara lapis perekat dan lapis resap perekat secara garis besar adalah sama. Alat yang digunakan yaitu asphalt distributor yaitu semacam truk atau kendaraan berat lain yang punya kelengkapan berupa pompa dan alat penyemprot. Kadangkala truk ini juga dilengkapi alat lain berupa mesin pemanas. Tujuannya yaitu untuk menjaga agar suhu aspal selalu dalam kondisi yang stabil. Selain itu ada juga alat semprot tangan yang namanya hand sprayer. Gunanya adalah untuk menjangkau bidang-bidang sempit dan kecil yang tidak bisa dicapai oleh mesin semprot biasa.

Sebelum proses pengerjaan pengaspalan hotmix dimulai, daerah atau bidang yang akan disemprot harus dibersihkan lebih dulu agar tidak ada debu dan kotoran lain yang menempel. Debu ini bisa membuat lapisan perekat tidak bisa melekat dengan erat. Lalu asphalt distributor dikalibrasikan mulai dari sudut nosel, ukuran ketinggian dan kecepatan laju kendaran semua harus distel dengan baik.

Demikian pula dengan ketinggian mesin penyemprot harus bisa diatur dan diselaraskan dengan jarak nosel. Tujuannya agar bisa melakukan penyemprotan secara tumpang tindih dua atau tiga kali sekaligus. Sehingga hasil penyemprotan bisa merata di sepanjang ruas jalan.

Sebab Fungsi  lapis resap dan lapis pengikat adalah sebagai bahan pelapis dan perekat agregat. Lapis resap pengikat (prime coat) adalah lapisan tipis aspal cair yang diletakan di atas lapis pondasi sebelum lapis berikutnya. Lapis pengikat (tack coat) lapis aspal cair yang diletakan di atas jalan yang telah beraspal sebelum lapis berikutnya dihampar, berfungsi pengikat di antara keduanya.

Ketika rangkaian pengasapalan Hotmix tidak melaksanakan lapisan rasap pengikat (prime coat) atau lapis pengikat (tack coat) maka di pastikan bangunan jalan yang menggunakan pengaspalan hotmix  tidak akan berkualitas lebih lagi berbicara mutu pekerjaan ungkap sumber.

Ketika Inisial YS ditanya bagaimana anda melihat program pembangunan infrastrutur khususnya jalan di Kota Seinggok Sepemunyian ini..? yang dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Pekerjaan Umum di Tahun 2016, karena sedikitnya puluhan proyek pembangunan jalan sumber dana DAK, seperti pengerjaan Jalan Pendawa Lima Cambai, Jalan Melati Gunung Ibul Barat,Jalan Tenggamus Muara Dua, Jalan Belitung Perumnas Cendrawasih, Jalan Sumatera Gunung Ibul Timur,  menurut anda bagaimana..? dalam pelaksanan proyek tersebut..?.

Inisial YS mengatakan pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut  banyak mendapat sorotan dari masayarakat dan diantara proyek pembangunan jalan yang anda sebutkan itu, kita sudah pernah melihatnya jujur kita katakan sangat memperihatinkan, soalnya pelaksanan pengaspalan diduga tidakmemakai prime coat dan tack coat pengerjaannya pun ada yang dilakukan pada malam hari, dan dilakukan tampa alat penerang yang memadai, sebatas menggunakan lampu mobil, kalau masyarakat bertanya,  alasan agar pelaksanaan amam di lapangan,

Kita juga melihat pada saat beberapa kontraktor melakukan pengaspalan. yang namanya Pengawas baik dari konsultan atau dari Dinas PU dan PPTK nya jarang menampakkan dirinya di lapangan, lebih lagi yang namanya Kepala Dinas atau Asisten Bidang Pembangunan mana ada pernah turun kelapangan. Hanya pada saat pekerjaan sudah dinyatakan selesai 100 persen baru yang namanya Tim PHO turun dan yang turun kelapangan memeriksa pekerjaan tersebut,  paling beberapa orang saja itupun singgah di Rumah Makan.

Jadi inisial YS selaku unsure masyarakat, mengharapkan kepada para kontraktor, agar pembangunan jalan  yang ada di Prabumulih dapat mengedepankan   kualitas dan mutunya sayang dana miliaran terbuang dalam waktu setahun jalannya sudah hancur lagi.

Karena itu Inisial YS berharap, kepada Bapak Walikota Ir Ridho Yahya, Wakil Walikota, H. Ardiansyah Fikri SH, selaku putra Daerah, sekali sekali turun melihat kontraktor yang sedang melaksanakan pengaspalan jalan, dan DPRD  tolong turun juga kelapangan jangan cuma menerima laporan  diatas meja saja.

Diahir penjelasannya sumber mengatakan semua yang jelaskan yang berkaitan dengan cara pengaspalan jalan, bicara mutu dan kualitas atau ada sipatnya mending dan menyebut jabatan yang berkaitan dengan apa yang saya kemukakan semua itu. Saya yatakan atau katakana tetap dengan menghormati azas praduga. Pungkasnya*** Ags.

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.