www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Terdakwa, Aaron A Chew (22), Chong Kim Tian (27) Warga Malaysia Memiliki Sabu Seberat 20, 648 Gram Di Tuntut Hukuman Mati

Terdakwa, Aaron A Chew (22),  Chong Kim Tian (27) Warga Malaysia  Memiliki Sabu  Seberat 20, 648 Gram Di Tuntut Hukuman Mati

Palembang,Bininfor/com – .Dua terdakwa warga Malaysia, Aaron A Chew (22) dan Chong Kim Tian (27), yang tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Palembang, Kamis (23/03/2017) dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) Hendri Yanto SH dan Romi Pasolini SH dengan hukuman mati..
Kedua terdakwa hanya terdiam saat majelis hakim yang diketuai DR Togar SH MH berusaha meyakinkan keduanya untuk mengajukan pembelaan baik lisan dan tertulis dalam sidang yang akan dilanjutkan pekan depan. Tuntutan hukuman mati tersebut diajukan JPU karena kedua terdakwa terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 20 paket dengan berat 20.648 gram pada September lalu. Keduanya disidang bersama meskipun diberkaskan terpisah, dimana ada tiga pasal yang menjeratnya.
Yakni pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 Undang – undang no 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ancaman maksimalnya sendiri adalah hukuman mati. Lalu di pasal lainnya adalah pasal 113 ayat 2 jo pasal 132 dan pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 UU narkotika.
Tututan tidak membedakan peran kedua terdakwa
Penasihat Hukum (PH) kedua terdakwa, Bambang Trisnanto SH ketika diwawancarai, usai sidang mengatakan tentunya JPU sudah punya kebijakan tersendiri atas tuntutan yang diajukan. Tapi tuntutan JPU tidak membedakan peran kedua terdakwa, padahal untuk terdakwa Aron, seharusnya dibedakan karena Aron tidak mengetahui sama sekali mengenai narkoba tersebut.
Sehingga, kalau untuk Aron tuntutan hukuman mati sangat tinggi, mengingat peran Aron itulah awalnya hanya diminta datang ke Palembang oleh Chong untuk menjaga tas, dan ching bersama Bobi (DPO) kembali lagi ke Malaysia, setelah dua hari baru Ching kembali ke Palembang, son langsung minta pulang, namun nasib berkata lain, ketika berada di salah satu Mall Arin dan Aconhg tertangkap, ujar Bambang.
Ia menambahkan, tetap akan memberikan pembelaan terhadap kedua kliennya. Hukumam mati terlalu berat untuk Aron. Namun kita berharap keduanya bisa diberikan hukuman lebih ringan dari itu. Tinggal berharap pada kemurahan hati majelis hakim, ujarnya.
Dalam dakwaan sebelumnya, JPU mengatakan perbuatan terdakwa Chong Kim Tiam terungkap pada Rabu 5 Oktober 2016 sekitar Pukul 10.00 WIB di Kost an di jalan karet. Berawal dari terdakwa yang datang pada 18 September 2016 ke Palembang bersama dengan Clementain alias Bobi ke Zuri Ekpress, ujarnya.
Lalu pada 21 September terdakwa bersama Bobi check out dari Hotel Zuri Ekpress dan kembali lagi ke Palembang dan kembali ke Zuri Ekpres untuk menginap. Terdakwa disuruh oleh Bobi untuk mengambil tas di hotel Tiara. Setelah diambil terdakwa disuruh membeli koper dimana isi tas semua dipindahkan ke koper, jelasnya.
Setelah itu, terdakwa bersama Bobi pindah ke hotel Wisata, lalu terdakwa mengajak Terdakwa Aaron untuk kekamar kost yang ada di jalan Karet. Terdakwa Aaron menjaga tas tersebut di kost an sementara terdakwa Chong kembali ke Malaysia, jelasnya.
Selanjutnya terdakwa Chong kembali lagi ke Palembang, lalu saat akan memindahkan koper tersebut, keduanya ketahuan oleh anggota Bareskrim Polri. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 20 paket sabu dengan berat keseluruhan 20.648 gram. Kedua terdakwa lantas dijanjikan uang Rp10 Juta dimana Rp 3,5 juta sudah diterima, dan sisanya akan diberikan setelah berhasil mengantarkan barang. Untuk itu, terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 2, 113 ayat 2 dan 112 ayat 2 Jo pasal 132 UU Narkotika,” ujar JPU. (y2n) sumajaku.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.