www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Ass II Kejar Kejaran Dengan Sopir Truk di Jalan Sudirman

Ass II Kejar Kejaran Dengan Sopir Truk di Jalan Sudirman

Prabumulih. Bininfor.com – Bak pepatah mengatakan pucuk cinta ulam tiba,Ketika Waetawan Media ini melintasi Jalan Sudirman dari Tugu Air Mancur menuju Jantung Kota Prabumulih
Melihat Yusup Arni Asisten II Pemkot Prabumulih dibantu seorang satpol PP sekira pukul 17.00 wib, 27 maret 2017, sedang kejar kejaran dengan dua orang sopir truk angkutan barang yang melewati jalan sudirman pada sore hari, kejar kejaran terjadi mulai dari depan Rumdin Walikota..hingga patung kuda simpang jalan padat karya Kelurahan Muara Dua.
Setelah kedua sopir mobil truk berhasil dipotong Asisten II Yusup Arni dan Satpol PP, tepatnya dikawasan Tugu Patung Kuda, baru kedua sopir dapat dihentikan. didepan Gedung Bank Sumsel Babel, Yusup Arni Tampa membuang waktu langsung turun menghampiri sembari menyuruh sang sopir turun dari mobil truknya,
Tampa basa basi Yusup Arni langsung menanyakan kepada sang sopir apakah anda tidak mengetahui, kalau Mobil Truk angkutan barang tidak boleh melewati jalan sudirman ini Tanya AssII.
Sang sopir hanya terdiam. Lalu As II Yusup Arni minta sang sopir untuk memperlihatkan identitas dan dokumen angkutannya, setelah diperiksa di ketahui kedua Mobil truk itu membawa pupuk, dengan tonase kisaran 10 ton dalam satu mobil.
Yusup Arni pun menanyakan kepada sang sopir pupuknya akan di bongkar di mana, lalu sang sopir mengatakan akan dibongkar di toko depan Bank Mega jalan sudirman.
Lebih lanjut Yusup Arni menjelaskan kepada sang sopir, bahwa pemerintah kota prabumulih melarang mobil truk angkutan barang melewati jalan sudirman lebih Kota Prabumulih terutama pada siang hari lagi dengan tonase puluhan ton seperti ini, mengingatkan sang sopir agar mematuhi ketentuan dari Pemerintah Kota Prabumulih.
Setelah memeriksa identitas sang sopir, di ketahui kedua sopir itu berasal dari Kota Pagar Alam, bernama Amar dan Arman
Setelah mendengar penjelasan dari Yusup Arni, keduanya menyatakan permohonan maaf dan keduanya mengaku baru sekali membawa pupuk ke prabumulih.Yusup Arni pun ahirnya mengizinkan kedua sopir meneruskan perjalanan kedua sopir itu.
Setelah diizinkan meneruskan perjalanan baru kedua sopir itu mengaku sebenarnya sudah mengetahui kalau jalan Sudirman Kota Prabumulih dilarang dilewati Truk angkutan barang,
Amar sopir Truk BG 8092 W menyatakan kita berani lewat jalan sudirman karena sebelumnya sudah menelpon pihak yang punya barang, yaitu Toko Cahaya Mulia, mengatakan lewat saja tidak apa apa. Kita tanggung jawab, kata Amar menirukan pembicaraan dengan pemilik Toko.
Amar menatakan untung bapak pejabat tadi baik orangnya kita cuma diberi pengertian dan dinasehatinya, kalau kita ketemu polantas pasti kita di tilang, saya benar benar malu dengan Bapak Pejabat itu sampai gak bias ngomong saya ungkap Amar. Ags
Penjelasan Amar ketika di konfirmasi kepada pemilik toko, yang berseberangan jalan dengan Bank Mega itu, ternyata Toko tempat bongkar pupuk tersebut, Wartawan media ini bertemu dengan seorang wanita setengah tua mengenakan Jilbab warna krem, mengatakan, soal boleh atau tidak truk angkutan barang lewat di jalan sudirman, itu bukan urusan dari kami, itu urusan distributor kami pemilik toko menerima barang setelah sampai di tempat,
Soal urusan mobil di perjalanan itu urusan sopirnya, kami tidak mau tau, dan masalah ini saya minta anda jangan menulis nama toko saya dan nama saya. Sebab kita melihat banyak mobil angkutan barang yang melewati jalan sudirman, kalau yang lain bisa lewat, kenapa kita tidak ungkap ibu yang tidak mau menyebut namanya. Ags 27/03.2017

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.