www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Oknum Panitia CPNS Kemenkum dan HAM Provinsi Lampung Diduga Berbuat Curang

Oknum Panitia CPNS Kemenkum dan HAM Provinsi Lampung Diduga Berbuat Curang

Bandar Lampung- Bininfor.com– Menurut Inisila GR, PROSES seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung di duga terdapat kecurangan untuk peserta seleksi kualifikasi SMA sederajat.

Berdasarkan penjelasan Inisial GR yang dilangsir  tribun lampung beberapa waktu lalu dikatakan Seleksi CPNS Kemenkumham Lampung Diduga oknum panitia berbuat Kecurangan.

Inisial GR mengungkapkan, sebagai peserta yang mengikuti test, merasa dicurangi hal itu terjadi setelah melewati tiga tahap test, yakni seleksi berkas, seleksi dasar (sistrm online) dan terakhir test samapta di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim. Di test samapta, inisial GR merasa ada indikasi kuat terjadi kecurangan oleh panitia.

Diduga panitia ada penambahan nilai untuk peserta test tertentu. ada peserta test samapta yang hasil lari keliling lapangan hanya sampai 4 putaran, tetapi panitia menambahkan  hasi tets yangbersangkutan dan di hasil akhir, ditulis panitia jadi 5 putaran. “Kemudian pull up, ada peserta yang badannya nggak naik tapi ditulis 9 kali. Ada juga hasil pish up hanya 25 kali, ditulis panitia jadi 35 kali.

Panitia melakukan dugaan kecurangan seperti itu diduga karena Oknum panitia menerima  titipan sebagai orang dalam” ungkap GR saat berkunjung ke Ruangan Media Center, Balai Keratun, beberapa waktu lalu.

Dikatakan inisial GR, sangat mudah kita untuk mengetahui dugaan kecurangan itu telah terjadi pasalnya para peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap 1 kelompok saling mengetahui capaian dari masing masing peserta dalam kelompok tersebut.

“Inisial GR sangat menyesalkan dugaan kecuranga oleh Panitia penerimaan CPNS  di Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung,  hasil test peserta tidak sesuai dengan hasil pengumuman akhir. ada yang nilainya dinaikkan tapi ada juga yang dirugikan.

Inisial mengatakan Satu orang temannya jarak tempuh larinya 2.400 meter, tetapi ditulis panitia hanya 240 meter. ini juga sudah diprotes,” tetapi kelakuan buruk oknum panitia tetap saja jadi acuan.

Inisial GR mengungkapkan, indikasi kecurangan para oknum panitia, sudah dilaporkan kepada pihak panitia di Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung. Namun bukannya ditindaklanjuti, pihak panitia malah menantang balik inisial GR untuk menunjukkan bukti adanya kecurangan.

“Inisial GR  ditantang panitia  mana buktinyapadahal penjelasan dari saya sudah jelaskan tapi mereka minta bukti otentik. Karena kesal mehadapi panitia Ayang diduga sudah bersekutu dengan kejahatan.  

Ahirnya Inisial GR memilih laporkan langsung ke Kemenkumham pusat. Melalui  email langsung terkait dugaan peserta titipan ini,” katanya

Menanggapi hal tersebut, Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, Erwin Setiawan justru meminta melaporkannya langsung ke panitia di PKOR Way Halim. “Kalau ada indikasi kecurangan yang diduga dilakukan panitia dalam pemberian nilai, harusnya, peserta langsung protes di lokasi dengan menemui panitia di sana,” ujar Erwin melalui sambungan telepon. Sumber (Tibun Lampung

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.