www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Heriyanto Alias Kuteh Pengawal Batubara Ditangkap Polisi

Heriyanto Alias Kuteh Pengawal Batubara Ditangkap Polisi

PRABUMULIH, Bininfor.com — Meski Perwako 56 tentang ketentuan mobil truk angkutan bertonase berat, di larang melewati jalan jendral sudirman dalam kota Prabumulih,

Namun mobil angkutan batubara tetap saja melewati Jalan Sudirman, beraninya para sopir melewati jalan karena diduga ada pengawalan dari oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

Modus pengawalan angkutan kendaraan batubara yang melewati Jalan Sudirman, oleh oknum masyarakat kali ini, terbongkar oleh Timsus Bhayangkara Tantura Patroll Sat Sabhara Polres Prabumulih  yang dipimpin Katimsus Ipda Sardinata SH.

Dua orang pengawal, dari Enam Unit mobil truk bermuatan batubara berhasil ditangkap yakni, Harianto alias koteh (31) warga kelurahan Patih galung, Kecamatan Prabumulih barat dan Hendra supriadi (23) warga desa Talang Ubi.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 200 ribu yang diduga hasil pembayaran jasa pengawalan dan dua unit hp merk samsung dan satu unit motor beat putih Nopol BG 2127 CGI.

Terbongkarnya modus ini ketika Timsus Tantura melaksanakan giat patroli rutin dalam rangka antisipasi Tindak Pidana 3C, Senpira, Sajam, Narkoba, pungli perjudian dan Pelanggaran Hukum lainnya di seputaran Jalan Jendral Sudirman kota Prabumulih, Minggu (18/3) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Saat itu, Tim tantura melakukan penyetopan mobil truk bermuatan batu bara yang melintas di jalan jend sudirman menuju arah palembang tepatnya di depan SPBU Prabujaya.

Setelah di intrgrograsi salah satu sopir mengaku berani lewat jalan kota, lantaran telah membayar jasa pengawalan kepada Herianto alias koteh.

Tanpa memakan waktu lama, Timsus dengan Kekuatan 8 Personil ini langsung mengamankan Herianto alias Kuteh di depan rumah makan Arjuna di Kelurahan Gunung ibul.

Saat itu tersangka Herianto sedang duduk di atas sepeda motor beat putih nopol B 2721 CG mengawasi laju mobil yang dia kawal. Herianto alias Koteh mengaku melakukan pengawalan karena dibayar oleh pemilik mobil Hendra Aprianto.

Dihadapan petugas Hendra membenarkan jika dirinya memberikan uang senilai Rp 200.000 untuk mengawal mobil masuk kota melintasi jalan jend sudirman dan biaya perbualan Rp 700,000. Aku Hendra.

Akibat perbuatannya Kedua tersangka terpaksa diamankan ke Mapolres Prabumulih. Karena diduga melanggar perwako nomor 56 tentang pelarangan mobil angkutan batubara melewati Jalan Sudirman.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., MM yang di konfirmasi melalui Kasat Shabara AKP Toni Arman, SH membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kedua pelaku telah diamankan untuk dimintai keterangan serta pengembangan lebih lanjut.

“Benar, penangkapan dilakukan Timsus Tantura patrol diseputar  jalan jendral Sudirman. Saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar AKP Toni Arman, SH, sumber Humas Polres (Ar/Ags).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.