www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Bambang Irawan : Astaga Terdapat 19.914 Data Penduduk Siluman Kota Prabumulih Tahun 2017.

Bambang Irawan  :  Astaga Terdapat 19.914 Data Penduduk Siluman Kota Prabumulih Tahun 2017.

PRABUMULIH, Binonfor.com Menindaklanjuti Informasi yang disampaikan Bambang Irawan pimpinan redaksi, media online kabarakyatsumsel, melalui Group WA media online Kota Prabumulih, Minggu 29 April 2018.

Bambang mengatakan, Astaga terdapat 19.914. Data penduduk siluman di Kota Prabumulih th 2017. Dan Bambang Irawan menyebut itu Sumber data. Badan Pemeriksa Keuangan.(BPK).

Menanggapi hal itu Pimpinan Redaksi media online bintang informasi rakyat, (website, bininfor.com) Agus Nadi mengatakan, diduga Informasi yang disampaikan Bambang Irawan itu, informasi tidak benar. Atau informasi bohong.

Pasalnya, Bambang Irawan mengutif dari pemberitaan media online, Berita Anda dan berita media online, Sumatera news , yang diungkapkan oleh Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FIT yang menyebutkan ada data ganda dan anomali, pada tahun 2017 sebanyak 19. 914 data penduduk.

Jika pemberitaan tersebut dicerna secara logika, Badan Pemeriksa Keuangan berarti kewenangannya untuk memeriksa soal anggaran keuangan, kemudian jika kita perhatikan berita di media online kedua tersenut, sumnernya dari. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Nuni Haryati. Mendesak semua pihak agar Menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK. Soal data ganda dan Anomali.

Rekomendasi BPK adanya data ganda dan anomali, jika kita artikan arti Anomali, adalah penyimpangan dari normal.. Atau ketidaknormalan dari biasa nya,

Secara kemungkinan BPK menggunakan kalimat data ganda dan anomali ini kemungkinan berkaitan dengan dana anggaran, yang datanya belum dimutakhirkan Dinas Dukcapil melalui Sistem Informasi Adimistrasi Kependudukan (SIAK).

Lalu data ganda dan anomali dikaitkan dengan soal tahun politik sebentar lagi akan diadakan Pilkada serentak 27 juni mendatang, hal tersebut tampaknya tidak ada kaitan dengan masalah Pilkada,

lalu pertanyaannya Apa tujuan Bambang Irawan, menyebarkan informasi, dengan bahasa Astaga ada 19.914 data kependuduk Siluman Kota Prabumulih tahun 2017.

Oleh karena itu selaku pengurus PWI Kota Prabumulih dan sesama wartawan, Agus Nadi menyatakan Sangat disayangkan Bambang Irawan selaku pimpinan redaksi dan Sebagai wartawan, menginformasikan seperti itu sebab 19.914 data penduduk di Kota Prabumulih tahun 2017. Bukan data Siluman, melainkan itu data ganda dan anomali yang belum dimutakhirkan Dinas Dukcapil melalui (SIAK).

Sehubungan kita tidak mengetahui Apa tujuan Bambang Irawan Untuk untuk menyebarluaskan hal itu melalui WhatsApp (WA) grup WA wartawan online Kota Prabumulih, kita meminta Bambang Irawan Sebagai wartawan dapat menjelaskan tujuannya menyebarluaskan hal itu, dan juga kita meminta Bambang Irawan dapat menunjukkan hasil pemeriksaan dari BPK tentang hal dimaksud,

Kenapa kita meminta hal tersebut, dikarenakan seorang wartawan dalam memberikan informasi yang diperlukan publik tentunya kita harus menyampaikan informasi, yang akurat, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bukan berita bohong.

Terkait temuan data ganda dan anomali data kependudukan di Dinas Dukcapil Kota Prabumulih yang tidak dilaporkan ke Kementerian Dalam Negri
Bahwa pejabat terkait yang diketahui tidak melaksanakan kewajiban menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK agar dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian dan sanksi pidana guna “Meningkatnya indeks keterbukaan dan transparansi di Indonesia untuk dijadikan momentum nasional perbaikan tata kelola, data kependudukan, jika hal itu benar kita sepakat untuk mendorong pihak yang berkompeten memberikan sanksi nya ,,,, Redaksi bininfor.com.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.