www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Kedapatan Membawa Sabu Bayu Saputra dan Rajib Diringkus BNN

Kedapatan Membawa Sabu Bayu Saputra dan Rajib Diringkus BNN

PRABUMULIH,– Bininfor.com – Kedapatan membawa narkotika golongan I jenis Shabu, Dua pemuda terpaksa diringkus anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih di wilayah cambai kota Prabumulih. Bayu Saputra (25) warga Desa Modong, Kabupaten Muara enim dan Rajib alias Midun (26) yang mengaku beralamat di Palembang. Dari tangan kedua tersangka petugas menemukan barang bukti berupa 3 paket shabu siap edar.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir mengatakan, penangkapan pelaku bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut pihaknya melakukan pengembangan penyelidikan untuk membuktikan keterlibatan pelaku. Setelah mengumpulkan bahan keterangan, ditetapkanlah keduanya sebagai target operasi.

Akhirnya salah satu pelaku atas nama Bayu saputra (25) berhasil diringkus diwilayah desa pangkul dusun 7 kecamatan Cambai kota Prabumulih sekitar pukul 17.00 WIB. “kita lakukan penangkpan.

Dari tangan tersangka Bayu Saputra kita amankan 2 paket sahabu seberat 2.77 gram, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru hitam, Uang senilai 190 ribu rupiah,” ujar Ibnu usai menggelar Press Release, Senin (7/5/2018).
Dari introgasi awal terhadap pelaku Bayu, Petugas mendapatkan identitas pelaku lainnya.

Dengan tekhnik under covery buying, petugas kembali menangkap pelaku Rajib alias Midun (26) di wilayah Jalan raya Desa Pangkul dusun 4, Kecamatan Cambai sekitar pukul 18.00 WIB.

“Bayu, mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Rajib alias Midun. Sekitar satu jam kemudian, kita lakukan penangkapan terhadap Rajib aliad Midun,” kata Mundzakir.

Dari tersangka Rajib, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 1 paket Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 4, 83 gram, serta Handphone strawberi hitam, dan sepeda motor honda Revo warna hitam yang digunakan pelaku untuk transportasi penjualan Narkoba.

“Para tersangka kini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di kantor BNN kota Prabumulih. Akibat perbuatannya, para pelaku akan diancam sesuai rumusan pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 undang undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun penjara,” jelasnya.

Selain itu, Rajib mengungkapkan bahwa dirinya juga pemakai narkoba, untuk kasus kali ini dirinya hanya bertugas sebagai kurir. “Aku ditelpon Bayu untuk ngantarke pesanan dio, Barang itu bukan punyo aku tapi punyo bandar berinisial FN” akunya Andri Kurniawan,,, Ard/Ags.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.