www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Dua Hari Setelah Dilantik Richard Cahyadi Rotasi 68 ASN

Dua Hari Setelah Dilantik Richard Cahyadi Rotasi 68 ASN

Prabumulih. Bininfor.com – Guna membantu tugas selama menjabat, (Penjabat ) Walikota Prabumulih kisaran 5 bulan kedepan dan atau sejak tanggal 13 Mei 2018 hingga dilantiknya Walikota dan Wakil walikota, terpilih hasil Pilkada serentak 27 juni nanti,

Dua hari setelah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Prabumulih 13 Mei 2018, H Richard Cahyadi, melakukan Rotasi, besar-besaran terhadap jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih, Sebanyak 68 aparatur sipil negara (ASN) yang di rotasi ada 14 pejabat eselon II, 33 eselon III, dan 21 eselon IV. (Rabu 16 Mei 2018).

Yang paling mencolok posisi jabatan ketiga Asisten, I, Asisten, II, Asisten, III, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sepeti Camat, Lurah, diganti dan di isi dengan Pejabat baru yang memiliki latar belakang disiplin ilmu pemerintahan (STPDN).

Menurut H Richard Chahyadi, yang namanya perombakan pejabat hal itu wajar dan biasa terjadi. Dikarenakan
Seorang Pejabat itu, harus mampu bersikap, bertindak, dan berbuat. “Jangan hanya melapor dan menunggu perintah saja, selain itu, bukan zamannya lagi pejabat hanya melayani segilintir orang,”
mutasi ini juga, bagian dari upaya perbaikan pola kerja di lingkungan Pemerinta kota Prabumulih. ujar Ricard.

“Kita minta proses administrasi kegiatan lebih tertata dan terarah, kita minta OPD memperhatikan hal itu. Sehingga surat masuk di lingkungan Pemkot terarah dan tahu tujuannya, tidak seperti yang lalu, surat masuk tidak tahu arahnya dan terkadang hilang,” sindirnya.

Sesuai dengan imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), jabatan Camat dan Lurah harus diisi oleh yang berkompeten latar belakang pemerintah. “Sebab posisi Camat dan Lurah punya beban dan tanggung jawab berat.

Kita minta camat dan lurah terun ke lapangan. Untuk mengecek titik dan lokasi Tempat Pemilihan Suara (TPS). Data jumlah akurat mata pilih di masing-masing pemilih, jangan ada pemilih yang bukan warga Prabumulih,” katanya

Richard Cahyadi meminta, Camat dan Lurah harus mengawasi proses Pilkada serentak dan mengambil langkah-langkah konkret, untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Pilkada Serentak. Sehingga bisa berlangsung sukses dan aman ucap Richard Cahyadi.

“Camat dan lurah punya tanggung jawab tentang penyelenggaraan Pilkada serentak, jadi ambil langkah-langkah kongkrit untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Pilkada serentak,” pungkasnya. Hd/Ags.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.