www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Satreskrim Polres Prabumulih “Ungkap Jaringan Curanmor.”

Satreskrim Polres Prabumulih “Ungkap Jaringan Curanmor.”

Prabumulih Bininfor.com – Mapolres Prabumulih kisaran pukul 11.30 WIB Senin 21/08 -2018 menggelar konferensi pers atas penangkapan pelaku yang diduga sebagai jaringan curanmor yang ada di Kota Prabumulih.

Anggota Satreskrim Polres Prabumulih bersama anggota Satreskrim Polsek Prabumulih Timur. Jumat 17 Agustus. 2018 sekira pukul 01.30 WIB, Menggerebek Bedeng kontrakan di jalan Mayor Iskandar Kelurahan Mangga Besar. Kecamatan Prabumulih Utara.

Hasil penggerbakan itu, Satreskrim Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur telah mengamankan. Pelaku bernama, Syeh Arson (49). Yang diduga sebagai penadah, Syekh Arson Berikut barang bukti 11 unit sepeda motor, Saat ini diamankan di Mapolres Prabumulih guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH mengatakan, kronologis penggerebekan yaitu berdasarkan laporan korban yang diterima Polsek Prabumulih Timur. Korban melaporkan telah kehilangan sepeda motor pada Senin (13/08), di Jalan Kerinci tepatnya di samping Hotel Grand Nikita usai menyaksikan lomba gerak jalan.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas pun melakukan penyelidikan. Mendapatkan informasi, sepeda motor korban terlihat di kontrakan bedeng pelaku. “Setelah dilakukan penggerebekan ternyata banyak ditemukan sepeda motor bodong alias tidak memiliki surat. Pelaku langsung kita amankan berikut seluruh sepeda motor,” ujar Tito saat gelar perkara, Senin (20/08).

Sepeda motor yang diamankan dari pelaku diduga hasil curian. Hal itu duperkuat dengan ditemukannya sepeda motor korban yang hilang dicuri pelaku curanmor. “Untuk pelaku pencuriannya masih dalam pengejaran. Identitasnya pun sudah kita kantongi.

Untuk Pelaku atas nama Syeh Herson ini diganjar pasal 363 KUHP atau 480 KUHP pencurian dengan pemberatan atau pertolongan jahat dan penadahan,” tegas Tito

Ditempat yang sama, Kapolsek Prabumulih Timur AKP Nando SH menambahkan, sepeda motor yang diamankan sebagaiannya masih memiliki plat polisi. Namun, beberapa sepeda motor lainnya hanya ada nomor kendaraan dan nomor mesin.

“Kita akan cocokan dengan sejumlah laporan kasus curanmor yang telah diterima. Untuk itu, kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motor untuk bisa mengecek ke Mapolres Prabumulih,”

Sepeda motor yang diamankan diantaranya, Honda Beat warna merah putih BG 6266 CY, Yamaha Mio warna hitam BG 6956 OL, Honda Beat warna biru putih BG 4570 CT, Yamaha Mio warna hitam kuning BG 2438 CS, Yamaha Vega ZR warna hitam BG 4015 CQ serta Yamaha Mio Soul warna hitam BG 3349 CF

Adapun sepeda motor yang tidak memiliki plat nopol ada, Honda Beat warna hitam dengan nomor kendaraan MH1JDD220DK063340, Honda Vario Teckno warna putih dengan nomor kendaraan MH1JFU126HK010469, Honda GTR warna merah biru dengan nomor kendaraan MH1KB211XGK021274, Honda Revo Fit warna hitam hijau dengan nomor kendaraan MH1JBK110GK341845, Honda Supra Fit dengan nomor mesin IPS0FMG06101760.

Berdasarkan pengakuan Syeh Arson, sepeda motor tersebut diperoleh dari sejumlah orang yang datang menjual kepadanya. Namun ia tidak mengetahui jika motor yang ia beli merupakan hasil curian.

“Motor itu aku jual lagi, sikok (satu) motor aku beli sekitar Rp 6 sampai 7 juta. Saya ambil keuntungan antara Rp 200 sampai 300 ribu,” akunya. Sumber (LN 01) di edit bininfor

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.