www.bininfor.com

Bintang Informasi Rakyat

Gubernur Herman Deru, Cabut Peraturan Gubernur No 23 tahun 2012.

Gubernur Herman Deru, Cabut Peraturan Gubernur No 23 tahun 2012.

Muara Enim. Bininfor.com –
Ketua Laskar Merah Putih Anak Cabang Rambang Dangku Aris Munandar dan Ketua Anak Cabang Kecamatan gelumbang. Edi Candra,  Menyambut baik langkah yang diambil Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru yang telah mencabut Peraturan Gubernur nomor 23 tahun 2012 tentang tata cara pengaturan angkutan batubara melalui jalan umum.

Dikatakan Aris Munandar Gubernur Herman Deru, selain mencabut Pergub dimaksud, juga telah menerbitkan surat melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Nelson Firdaus, tanggal 8 November 2018, surat nomor 540/2359/DESM/2018. Perihal angkutan batubara ditujukan kepada, Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Lahat dan Perhubungan kabupaten Muara Enim, surat tersebut dalam rangka menjaga stabilitas produktivitas batubara berkesinambungan.

Surat yang dikeluarkan melalui Kepala Dinas Perhubungan provinsi tersebut, juga ditembuskan kepada Dinas ESDM provinsi, Bupati Lahat dan bupati Muara Enim, Kapolres Lahat dan Kapolres Muara Enim, tanggal 8 /11-2018

Dalam surat itu tidak menyebutkan untuk rute angkutan batubara boleh melewati jalan umum mulai dari Muara Enim, ke Kabupaten Pali, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir, hingga ke kota Palembang.

Dengan demikian dapat diartikan Angkutan batubara mulai dari Muara Enim, Kabupaten Pali, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir, hingga ke kota Palembang, tidak diperbolehkan melintas jalan umum lagi.alias disetop total.

Aris Munandar menyatakan, Sebagai Ormas yang selama ini mempersoalkan angkutan batubara melintasi jalan umum dari Lahat hingga ke kota Palembang, tentunya siap mengawasi jika sopir dan transportir masih nakal dan mengabaikan isi surat itu

Atas nama seluruh anggota dan pengurus Laskar Merah Putih, siap mengawal Surat Gubernur tersebut dan kita menghimbau warga masyarakat untuk sama sama mengawalnya.

Menurut Aris, sejak tahun 2017 hingga 2018, Anak cabang Laskar Merah Putih Rambang Dangku dan Anak cabang Gelumbang, sangat konsisten terhadap penertiban angkutan batubara yang melintasi jalan umum di siang hari, mulai dari Muara Enim hingga ke Gelumbang.

Aris Munandar mengingatkan, dengan telah dikeluarkan surat gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Perhubungan provinsi di maksud, agar para sopir angkutan batubara dan para transportir ataupun perusahaan perorangan yang mengangkut batubara, Jangan sekali-kali melanggar dan melawan ketentuan dalam surat tersebut, jika hal itu nantinya masih dilanggar para sopir dan para transportir angkutan batubara.

Maka kami dari Laskar Merah Putih kabupaten Muara Enim memastikan, yang akan mempersoalkan para sopir angkutan batubara yang masih melintasi jalan umum dari Muara Enim menuju Patra Tani dan Palembang dan  lebihblagi jika kami melihat, mendengar ada pembiaran dari Dinas Perhubungan dan Polres Muara Enim, dengan segala resiko, Laskar Merah Putih akan menghadapinya bersama warga masyarakat.

Sudah terlalu banyak, ratusan korban nyawa melayang di jalan raya akibat laka lantas dengan angkutan batubara selain itu dampak negatif terhadap pengguna jalan umum lainnya di sebabkan angkutan batubara selama yang di perbolehkan melewati jalan umum ini. Pungkas Aris Munandar. *** Bininfor. Ags

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.